Dinsos P3APPKB Kepulauan Meranti Riau Mengaku Masih Kekurangan Penyuluh KB

DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI / Lingkungan dan Kesehatan

Jumat, 22 Maret 2019 • 2 Menit baca

MERANTI - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) Kepulauan Meranti mengakui jumlah penyuluh program keluarga Berencana (KB) dan Petugas Lapangan KB (PLKB) di Kabupaten Kepulauan Merantimasih kurang.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Dinsos P3APPKB Kepulauan Meranti,Evalinda SKM mengatakan saat ini jumlah penyuluh KB di daerah ini hanya 2 orang dibantu 9 petugas lapangan KB yang tersebar di sembilan Kecamatan.

"Jauh dari ideal. Saat ini, satu PLKB menaungi dua atau tiga desa," katanya.

Meskipun jumlah penyuluh KB dan PLKB minim, Evalinda mengaku pihaknya tetap berupaya untuk memaksimalkan semua program.

Dengan begitu, semua lapisan masyarakat dapat tersentuh dengan program yang dilaksanakan.

Dirinya mengatakan setiap kecamatan membutuhkan sedikitnya 2 orang penyuluh.

"Terkait penambahan PLKB ini, sudah kita coba perjuangkan sejak 2018 lalu. Kita minta setidaknya dua orang per kecamatan. Dan, kembali kita coba pada tahun 2019 ini, namun belum berhasil," jelas dia.

Saat ini diKepulauan Meranti sudah terdapat 5 Balai Penyuluh KB. Diantaranya, di Kecamatan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kecamatan Rangsang, Kecamatan Rangsang Barat, dan Kecamatan Merbau.

"Tahun ini, kembali akan dibangun dua balai penyuluh KB. Meliputi, di Kecamatan Pulau Merbau dan Kecamatan Tasik Putripuyu," pungkasnya. (tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan

Editor: Ariestia

Sumber : Tribun Pekanbaru

Tags: